JAKARTA - Kasus meninggalnya bayi Alena di Surabaya menjadi pengingat penting bagi masyarakat tentang bahaya pemberian telur mentah kepada bayi. Selain belum sesuai dengan kebutuhan nutrisi bayi baru lahir, telur mentah berisiko membawa bakteri salmonella yang bisa menyebabkan infeksi serius.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Ferry Kusmalingga menjelaskan bahwa bayi yang baru lahir hanya perlu mengonsumsi ASI atau susu formula, karena sistem pencernaannya masih berkembang. Lambung dan usus bayi memang sudah berfungsi sejak lahir tapi fungsi pencernaan dan penyerapan zat gizi baru berkembang seiring bertambahnya usia.
Ia mengungkapkan, telur mentah mengandung salmonella. “Orang dewasa pun tidak disarankan untuk makan telur mentah / setengah matang,” ucapnya.
Salmonella merupakan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada saluran pencernaan, yang dikenal sebagai salmonellosis. Salah satu sumber penularannya adalah makanan yang terkontaminasi, termasuk telur mentah atau telur yang tidak dimasak hingga matang.
Melansir Web MD, konsumsi telur mentah perlu dipertimbangkan dengan memperhatikan risiko kesehatannya. Walaupun telur merupakan sumber protein dan mengandung berbagai zat gizi, mengonsumsinya dalam keadaan mentah tidak berarti lebih sehat atau lebih bermanfaat dibandingkan telur matang.
Bakteri Salmonella dapat berada di dalam telur maupun mencemari bagian luarnya. Karena itu, telur yang terlihat bersih dan memiliki cangkang utuh belum tentu bebas dari bakteri berbahaya.