JAKARTA - Minum air putih jadi salah satu cara paling sederhana untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Setiap orang juga memiliki pilihan yang berbeda soal air minum. Ada yang lebih suka air dingin, ada juga yang memilih air suhu ruang.
Jadi sebenarnya lebih baik minum air dingin atau air suhu ruang?
Menurut ahli diet terdaftar dan ahli gizi, Lauren Manaker yang dikutip dari Verywell Health, tak ada satu suhu air yang paling tepat untuk semua orang.
Air dingin sering terasa lebih menyegarkan, terutama setelah berolahraga atau ketika cuaca sedang panas. Kondisi tersebut juga dapat membuat seseorang lebih terdorong untuk minum lebih banyak.
Manaker menjelaskan, suhu tubuh inti akan meningkat ketika seseorang berolahraga. Hal ini terjadi karena tubuh menghasilkan lebih banyak panas saat menggunakan energi untuk beraktivitas. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa minum air dingin mampu menurunkan peningkatan suhu tubuh selama berolahraga.
Sebagian orang memilih air suhu ruang karena merasa lebih nyaman saat meminumnya. Ada pula anggapan bahwa air hangat atau suhu ruang lebih baik untuk sistem pencernaan.
Namun, Manaker mengatakan belum ada bukti kuat kalau air hangat atau suhu ruang lebih baik untuk pencernaan. "Untuk kebanyakan orang sehat, sistem pencernaan dapat menangani berbagai suhu air dengan baik," tuturnya.
Pada akhirnya, tak ada pemenang mutlak antara air dingin dan air suhu ruang. Menurut Manaker, suhu air terbaik adalah suhu yang membuat seseorang cukup nyaman sehingga mau minum secara konsisten.
"Untuk hidrasi sehari-hari, suhu air yang terbaik biasanya adalah yang cukup kamu sukai untuk diminum secara konsisten," ujar Manaker.
Kebutuhan cairan setiap orang juga berbeda-beda, tergantung usia, jenis kelamin, kondisi kesehatan, aktivitas fisik, dan kebutuhan masing-masing.
Jadi, tak perlu terlalu pusing memilih antara air dingin atau suhu ruang. Selama membuatmu nyaman dan membantu memenuhi kebutuhan cairan sepanjang hari, keduanya bisa menjadi pilihan yang baik.
(Agustina Wulandari )