Di sisi lain, tekanan akibat hidup dengan penyakit kronis juga bisa menjadi beban bagi anak. Rasa sakit, pengobatan yang melelahkan, perubahan penampilan, hingga kekhawatiran mengenai kondisi tubuh dapat memengaruhi kondisi emosional mereka.
Efek samping pengobatan tertentu juga dapat berpengaruh terhadap suasana hati. Misalnya, obat steroid pada kondisi tertentu dapat memicu perubahan suasana hati.
Masalah kesehatan mental pada anak tidak selalu terlihat dalam bentuk kesedihan atau tangisan. Anak yang mengalami kecemasan, misalnya, mungkin justru sering mengeluh sakit perut sebelum berangkat sekolah. Sementara itu, anak yang mengalami depresi bisa terlihat tidak tertarik melakukan aktivitas yang biasanya mereka sukai atau menjadi lebih mudah marah.
Memperhatikan perubahan pada anak sejak awal dapat membantu orang tua memberikan dukungan yang sesuai dan mencari bantuan profesional jika diperlukan.
(Agustina Wulandari )