JAKARTA - Sudah tidur cukup, tapi kulit masih terlihat kusam dan lelah saat bangun? Kondisi ini tentunya bikin bingung karena tidur dianggap sebagai salah satu kunci kulit terlihat segar.
Padahal, tidur bukan satu-satunya faktor yang menentukan kondisi kulit. Kebiasaan seperti terlalu sering terkena sinar matahari, kurang minum, stres, polusi, hingga penggunaan skincare yang tidak tepat juga bisa jadi faktor.
Seperti yang dilansir dari Times of India, berbagai faktor tersebut bisa membuat wajah terlihat kusam, kering, kasar, atau lebih sensitif.
Stres terus-menerus bisa memengaruhi skin barrier dan respons peradangan pada kulit. Kulit bisa tiba-tiba terasa lebih kering, mudah merah, sensitif, atau muncul jerawat.
Masalahnya, banyak orang justru langsung menambah produk ketika kulit mulai kusam. Padahal, kalau skin barrier sedang terganggu, terlalu banyak produk justru bisa membuat kulit semakin iritasi.
Kalau wajah terasa kencang atau perih setelah mencuci muka, bisa jadi kulit sedang membutuhkan kelembapan dan perbaikan skin barrier.
Kalau masalah utamanya flek atau warna kulit tidak merata, perlindungan dari sinar matahari perlu menjadi prioritas. Jika kulit terasa beruntusan atau pori-pori mudah tersumbat, mungkin kulit butuh dieksfoliasi.
Paparan sinar ultraviolet (UV) dapat menyebabkan pigmentasi, warna kulit tidak merata, kerusakan kolagen, dan tanda-tanda penuaan dini. Karena itu, sunscreen broad-spectrum dengan SPF 30 atau lebih sangat direkomendasikan.
Sunscreen juga perlu digunakan secara rutin saat kulit terpapar sinar matahari. Jika berada di luar ruangan dalam waktu lama, aplikasinya perlu diulang secara berkala.
Jadi, sebelum sibuk mencari serum untuk membuat wajah glowing, pastikan perlindungan dari sinar matahari sudah aman.
(Agustina Wulandari )