JAKARTA - Bubuk protein atau Protein powder sering jadi pilihan praktis untuk menambah asupan protein. Cara konsumsinya pun cukup mudah, tinggal dicampurkan ke minuman lalu diminum sebagai bagian dari sarapan atau setelah olahraga.
Namun, ternyata tidak semua minuman cocok dijadikan campuran protein powder. Beberapa jenis minuman justru bisa membuat bubuk protein menggumpal, mengubah teksturnya, bahkan berpengaruh terhadap cara tubuh mencerna protein.
Dilansir dari Verywell Health, berikut lima minuman yang sebaiknya tidak dicampur dengan protein powder:
Menambahkan protein powder ke kopi atau minuman panas memang terdengar praktis. Sayangnya, suhu panas bisa membuat bubuk protein, terutama whey, menggumpal, sehingga sulit larut dan menghasilkan tekstur yang tidak nyaman.
Panas juga disebut dapat memengaruhi sebagian nutrisi dalam whey protein dan membuatnya lebih sulit dicerna. Kalau tetap ingin menikmati protein powder bersama kopi, kopi dingin atau cold brew bisa menjadi pilihan yang lebih baik.
Jus jeruk, cranberry, dan nanas termasuk minuman yang sebaiknya tidak dicampur dengan protein powder. Tingkat keasaman yang tinggi dapat membuat whey protein mengalami koagulasi atau menggumpal.
Selain mengubah tekstur minuman, pencampuran protein dengan jus asam tertentu dapat memengaruhi proses pencernaan dan penggunaan protein oleh tubuh. Kandungan antioksidan dalam jus juga berpotensi ikut berkurang.
Minuman energi maupun soda berkarbonasi bukan pilihan yang ideal sebagai dasar protein shake. Karbonasi dapat membuat minuman menjadi terlalu berbusa dan berpotensi menimbulkan keluhan pencernaan seperti gas dan kembung.
Di luar campurannya dengan protein powder, konsumsi minuman energi juga perlu diperhatikan karena dapat dikaitkan dengan efek seperti sulit tidur, rasa gelisah, dan gangguan pencernaan.
Protein shake tentu bukan pasangan yang ideal untuk minuman beralkohol. Mencampurkan protein powder dengan alkohol berpotensi menghilangkan manfaat yang ingin didapat dari protein shake. Konsumsi alkohol secara berlebihan sendiri juga memiliki berbagai risiko kesehatan.
Air putih sebenarnya aman dan tetap menjadi pilihan sederhana untuk mencampur protein powder. Namun, untuk beberapa jenis protein powder berbahan dasar tumbuhan, campuran dengan air bisa menghasilkan tekstur yang lebih encer dan terasa berpasir.
Jika ingin tekstur yang lebih creamy, susu sapi atau susu nabati seperti susu almond dan kedelai bisa menjadi pilihan. Selain membuat rasa lebih enak, susu juga memberikan tambahan nutrisi.
Jadi, pilihan cairan untuk protein shake bisa disesuaikan dengan jenis protein powder dan kebutuhan masing-masing. Susu sapi maupun susu nabati bisa memberikan tekstur yang lebih creamy, sementara air tetap menjadi pilihan paling sederhana. Protein shake juga bisa dibuat lebih bernutrisi dengan menambahkan buah beku atau sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kale.
(Agustina Wulandari )