“Yang kedua, risiko penyalahgunaan. Foto anak bisa aja dipake orang lain kayak iklan palsu, konten gak pantas, sampai defect. Serem kan? Dan yang ketiga, aspek agama,” ucapnya.
Siti menjelaskan, di agama Islam ada pandangan iri dengki yang bisa membawa keburukan. Untuk itu, dengan menutupi wajah anak, orang tua merasa lebih tenang.
“Nah, dengan nutupin wajah anak, orang tua merasa lebih aman dan tenang. Jadi nutupin wajah anak bukan berarti orang tuanya gak bangga sama anaknya, tapi bentuk kasih sayang dan proteksi,” tuturnya.
(Agustina Wulandari )