Makanan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem tersebut. Menurut Widiyanti, kekuatan gastronomi Indonesia tidak hanya terletak pada cita rasa.
“Cara makanan disiapkan, disajikan, dibagikan, dan diterima membawa memori, tata nilai, identitas, serta rasa keterikatan terhadap suatu tempat,” ujarnya.
Karena itu, pengalaman mencicipi makanan di sebuah daerah diharapkan bisa sekaligus membawa wisatawan mengenal cerita, sejarah, tradisi dan masyarakat yang membentuknya.
Dorongan untuk membawa gastronomi Indonesia ke tingkat global juga datang ketika perkembangan kuliner Tanah Air mulai mendapat perhatian internasional. di mana Indonesia memperoleh New Destination Champion Award 2026 dari La Liste, institusi gastronomi internasional asal Prancis.
Sementara dalam Asia’s 50 Best Restaurants 2026, dua restoran Indonesia tercatat mengalami peningkatan posisi. August naik dari peringkat 49 menjadi 42, sedangkan Locavore NXT naik dari peringkat 92 menjadi 44.