Ketua Steering Committee WITF 2026 Budi Tirtawisata menekankan bahwa penyelenggaraan ajang ini sekaligus menjadi momentum menyongsong lima abad Kota Jakarta pada 2027 mendatang.
"Jakarta memiliki posisi yang sangat strategis bagi pariwisata Indonesia, sebagai ibu kota dan salah satu pintu masuk utama Indonesia. Jakarta merupakan tempat di mana berbagai aktivitas ekonomi, bisnis, budaya, dan pariwisata bertemu. Karena itu, ketika kita berbicara mengenai WITF sebagai sebuah B2B tourism trade show, Jakarta memiliki peran yang sangat penting. Jakarta menjadi tempat bertemunya dunia dengan Indonesia," terang Budi.
Budi merinci bahwa WITF 2026 dirancang sebagai B2B tourism marketplace yang menghadirkan ekosistem pariwisata Nusantara secara utuh. Ragam peserta mencakup tour operator, travel agent, perhotelan, maskapai penerbangan, kereta penumpang, desa wisata, liveaboard, theme park, restoran, hingga industri wellness.
"WITF bukan hanya sekadar sebuah pameran. WITF adalah mengenai koneksi. Koneksi antara Jakarta dan dunia, koneksi antara destinasi dan pasar, koneksi antara industri dan buyer. Dan yang paling penting, koneksi antara potensi pariwisata Indonesia dengan peluang nyata di pasar," beber dia.
Melalui rangkaian business matching yang mempertemukan international buyers dan domestic corporate buyers, WITF 2026 diharapkan dapat membuka peluang kerja sama bisnis jangka panjang sekaligus memperluas pasar produk pariwisata Indonesia di tengah ketidakpastian geopolitik global.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)