Dukungan dari pihak industri juga disampaikan Ketua Umum GIPI Hariyadi B.S. Sukamdani. Ia menyampaikan bahwa keberlanjutan promosi pariwisata Indonesia merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan pelaku usaha.
Dalam pameran tersebut, pihaknya menargetkan kehadiran 300 buyers internasional dari 35 negara.
"Tahun ini WITF akan dihadiri oleh lebih dari 300 buyers dari luar dan dalam negeri, termasuk corporate buyers, serta exhibitors dari puluhan provinsi sebagai bentuk keterwakilan destinasi wisata yang ada di Indonesia. Dengan 35 negara asal buyers akan menjadikan WITF sebagai pasar untuk menjual produk wisata dan perjalanan di pasar global," tutur Hariyadi.
Hariyadi menambahkan, Indonesia memiliki keunikan tersendiri di kawasan Asia Tenggara karena menjadi salah satu negara yang secara konsisten menggelar pameran B2B khusus untuk pasar inbound. Langkah ini diperkuat oleh soliditas 25 asosiasi pariwisata di bawah naungan GIPI serta dukungan dari berbagai mitra moda transportasi hingga sektor perbankan.
Di sisi lain, Jakarta kembali memegang peranan penting, tidak hanya sebagai tuan rumah pameran, tetapi juga sebagai salah satu gerbang utama pariwisata Indonesia.