Kondisi kesehatan ini memaksa Sandrinna untuk mengubah pola konsumsinya. Salah satu perubahan terbesar yang harus ia jalani adalah menghindari minuman berkafein, seperti kopi. Ia menceritakan bagaimana tubuhnya memberikan reaksi negatif yang berlebihan jika memaksakan diri minum kopi.
“Sampe skrg juga ga bisa minum kopi kalo engga aku anxiety seharian. Bagi2 cerita donk guyss hihihi,” ungkap Sandrinna.
Ia menceritakan alasan di balik keputusannya membuka suara di media sosial. Menurutnya, masih banyak orang yang merasa asing dengan jenis infeksi bakteri H. pylori dan sering mempertanyakan kondisi kesehatannya.
“Sebenernya pengen tau aja kalau ada org yg pernah ngalamin soalnya banyak yg nanya aku kenapa dan kayanya ga pernah denger bakteri ini,” katanya.
Selain rasa cemas berlebih usai mengkonsumsi kafein, Sandrinna juga menggambarkan sensasi fisik yang kurang menyenangkan pada bagian dadanya setiap kali tak sengaja mengkonsumsi teh atau kopi. Sensasi menohok tersebut ia ibaratkan seperti sedang menaiki wahana ekstrem.