Oatmeal juga mudah ditemukan dan praktis disiapkan. Hal ini membuatnya lebih mudah dimasukkan ke dalam menu sehari-hari dibandingkan makanan sehat tertentu yang membutuhkan biaya dan waktu persiapan lebih banyak.
Kandungan vitamin E di dalam oat turut memberikan manfaat bagi tubuh. Nutrisi tersebut berperan dalam menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku serta mendukung sistem kekebalan tubuh.
Di sisi lain, oatmeal juga merupakan sumber prebiotik. Artinya, kandungan di dalamnya dapat membantu mendukung bakteri baik di dalam saluran pencernaan sehingga kesehatan mikrobioma usus tetap terjaga.
Oatmeal dapat menjadi salah satu pilihan makanan dalam program penurunan berat badan. Namun, bukan berarti mengonsumsi oatmeal secara otomatis membuat lemak tubuh, termasuk lemak di perut, berkurang.
Spesialis nutrisi medis Amy Lee, MD, mengatakan oatmeal dapat mendukung penurunan berat badan secara keseluruhan, tetapi jenis oatmeal yang dipilih perlu diperhatikan.
Oatmeal polos dan oatmeal instan tanpa tambahan rasa memiliki karakteristik yang berbeda dengan oatmeal instan kemasan yang sudah diberi berbagai perasa.
Oatmeal dengan rasa tertentu berpotensi mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi. Karena itu, oatmeal polos dapat menjadi pilihan yang lebih baik untuk kemudian dikombinasikan dengan bahan lain.
Ahli diet Beth Warren, RD, menyarankan menambahkan bahan bernutrisi seperti buah atau sedikit selai kacang ke dalam oatmeal polos.