INFEKSI menular seksual (IMS) tidak hanya dapat menimbulkan gangguan kesehatan dalam jangka pendek. Jika dibiarkan tanpa penanganan, beberapa jenis IMS juga berisiko menimbulkan komplikasi yang dapat mengganggu kesuburan wanita.
Lantas, benarkah IMS bisa menyebabkan wanita sulit memiliki anak? Ataukah anggapan yang beredar di masyarakat itu hanya mitos semata?
Salah satu komplikasi yang perlu diwaspadai adalah infeksi pada organ reproduksi. Infeksi yang berkelanjutan dapat memengaruhi kondisi rahim maupun saluran reproduksi.
Pada tuba falopi atau saluran telur, misalnya, infeksi dapat menyebabkan pembengkakan serta perubahan pada permukaannya. Kondisi tersebut dapat mengganggu fungsi tuba dan membuat proses kehamilan menjadi lebih sulit.
“Betul sih itu, memang benar. Infeksi menular seksual yang dibiarkan artinya pada waktu ke depannya bisa muncul komplikasi-komplikasi yang bisa membuat, misalnya pada rahim, membuat infeksi dindingnya,” ujar dr. Dhila.
“Atau pada tuba, pada saluran telur, dia menjadi bengkak, sehingga jadi sulit hamil,” lanjutnya.