MARAKNYA pemberitaan prostitusi online tidak lepas dari penggunaan aplikasi digital dan media sosial yang mudah diakses oleh siapa saja. Kemudahan komunikasi sekarang ini, tidak hanya memudahkan orang mendapatkan teman kencan, tetapi juga penularan penyakit menular seksual (PMS).
Di Amerika, dilaporkan bahwa nama sipilis jarang terdengar pada akhir 90-an. Namun, epidemik ini mulai merebak pada awal tahun 2000-an dan 90 persen menyerang pria, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Berkembangnya media sosial dan aplikasi sosial di ponsel pintar bisa disalahkan untuk kondisi ini.
Profesor kedokteran di Washington University, Bradley Stoner, MD, PhD, mengatakan bahwa, masyarakat saat ini menjadi lebih nyaman atau tidak peduli dengan seks yang tidak aman. Hal ini di antaranya karena ketakutan akan PMS (Penyakit menular seksual) seperti HIV memudar.
Aplikasi ponsel yang digunakan untuk mencari teman kencan atau sekedar mendapatkan teman untuk pelampiasan seksual, juga bisa disalahkan untuk kemungkinan tersebut. Aplikasi semacam itu telah mengubah cara seseorang mendapatkan pasangan.