Minum Air Dingin setelah Makan, Benarkah Bisa Ganggu Pencernaan?

Agustina Wulandari , Jurnalis
Rabu 09 September 2026 19:05 WIB
Ilustrasi minum air dingin. (Foto: dok Magnific)
Share :

JAKARTA – Minum air dingin atau air suhu ruang ternyata masih menjadi pertanyaan bagi banyak orang. Sebagian orang lebih menyukai air dingin karena terasa menyegarkan, terutama saat cuaca panas. Sementara itu, ada pula yang menganggap air suhu ruang lebih baik untuk tubuh dan pencernaan.

Lalu, minum air dingin atau air suhu ruang, mana yang sebenarnya lebih sehat?

Sebenarnya tak ada aturan yang menyebut salah satu suhu air secara mutlak lebih baik untuk semua orang. Hal terpenting adalah memastikan tubuh mendapatkan cukup cairan setiap hari.

Minum Air Dingin atau Air Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik?

Melansir Real Simple, air dengan suhu ruang hingga agak dingin merupakan pilihan yang nyaman untuk kebanyakan orang. Suhu air tak memberikan perbedaan besar dalam proses hidrasi tubuh.

Setelah diminum, suhu air akan segera menyesuaikan dengan suhu tubuh. Artinya, tubuh tetap dapat menyerap cairan dari air dingin maupun air suhu ruang.

Karena itu, jika kamu lebih suka minum air dingin, tak perlu khawatir. Begitu pula jika kamu lebih nyaman dengan air suhu ruang.

Kuncinya adalah pilih suhu air yang membuatmu lebih mudah minum dalam jumlah cukup sepanjang hari.

Apakah Air Dingin Ganggu Pencernaan?

Salah satu anggapan yang cukup populer adalah minum air dingin, terutama setelah makan, dapat mengganggu proses pencernaan.

Namun, belum ada bukti kuat bahwa air dingin secara signifikan menghambat proses pencernaan. Perubahan suhu di dalam lambung memang dapat terjadi sementara setelah seseorang mengonsumsi minuman dingin, tetapi tubuh akan kembali menyesuaikannya.

Minum Air Dingin setelah Makan, Bolehkah?

Pada dasarnya, minum air dingin setelah makan tidak secara otomatis menyebabkan gangguan pencernaan pada orang sehat.

Jika tubuh merasa nyaman, kamu tetap boleh minum air dingin setelah makan. Namun, setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda. Pada sebagian orang, minuman yang terlalu dingin mungkin terasa kurang nyaman, terutama jika memiliki gigi sensitif atau kondisi tertentu pada saluran pencernaan.

Bagaimana dengan Air Suhu Ruang?

Air suhu ruang juga merupakan pilihan yang baik untuk memenuhi kebutuhan cairan sehari-hari. Bagi sebagian orang, air dengan suhu ini terasa lebih nyaman diminum dalam jumlah banyak. Selain itu, air suhu ruang dapat menjadi pilihan praktis karena tidak membutuhkan pendinginan terlebih dahulu.

Jadi, air dingin dan air suhu ruang sama-sama dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Apakah Air Hangat Lebih Sehat?

Selain air dingin dan air suhu ruang, sebagian orang memilih air hangat karena dianggap lebih nyaman, terutama pada pagi atau malam hari.

Tidak ada masalah mengonsumsi air hangat selama suhunya tidak terlalu tinggi. Namun, klaim bahwa air hangat secara khusus dapat "mendetoksifikasi" tubuh atau membersihkan sistem pencernaan belum memiliki bukti ilmiah yang kuat.

Yang justru perlu diperhatikan adalah suhu minuman. Mengonsumsi minuman yang sangat panas secara rutin dapat meningkatkan risiko masalah pada kerongkongan.

Intinya, air yang diminum secara cukup dan rutin jauh lebih penting daripada suhunya.

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya