JAKARTA - Banyak orang percaya kalau minum air dingin itu kebiasaan buruk yang bisa mengganggu kesehatan jangka panjang. Air dingin membuat lambung mengkerut, sehingga makanan jadi sulit dicerna setelah makan. Ada juga anggapan bahwa tubuh harus bekerja ekstra keras untuk menjaga suhu internal jika kita meminum air yang suhunya mendekati es.
Namun, apakah anggapan tersebut memang benar? Yuk, kenali risiko dan manfaat minum air dingin berdasarkan penelitian medis!
Melansir Healthline, secara umum, tidak ada bukti ilmiah yang kuat bahwa minum air dingin berbahaya bagi kebanyakan orang. Air dingin maupun air bersuhu ruang sama-sama berfungsi dengan baik untuk menjaga hidrasi tubuh agar tetap segar.
Meski begitu, air dingin memang bisa mempengaruhi tubuh dengan cara yang tidak terduga bagi sebagian orang dengan kondisi medis tertentu:
Dalam pengobatan tradisional Tiongkok dan beberapa budaya lain, minum air dingin saat menyantap makanan panas memang dipercaya bisa memicu ketidakseimbangan energi dalam tubuh. Namun, sejauh ini belum ada riset yang cukup untuk membuktikan apakah kepercayaan tersebut benar atau salah.
Di samping mitos-mitos yang beredar, minum air dingin ternyata punya manfaat tersendiri, terutama saat kita beraktivitas fisik:
Intinya, selama kamu tidak memiliki kondisi medis khusus seperti migren atau akalasia, minum air dingin itu sepenuhnya aman. Yang paling penting adalah memastikan kebutuhan cairan tubuhmu tetap terpenuhi setiap hari!
(Agustina Wulandari )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.