Mengutip laman Volcanoes, paparan abu vulkanik dapat memberikan sejumlah dampak terhadap hewan. Risiko yang muncul bergantung pada karakteristik abu, kondisi lingkungan, serta jenis dan usia hewan yang terpapar.
Beberapa gangguan yang dapat terjadi antara lain:
Dampak tersebut bahkan dapat muncul ketika tutupan abu relatif tipis. Pada hewan ternak yang mencari makan dengan merumput, risikonya dapat meningkat karena abu yang menempel pada vegetasi berpotensi ikut termakan.
Tingkat gangguan akibat abu vulkanik tidak sama pada setiap hewan. Sejumlah faktor dapat memengaruhi tingkat paparannya, di antaranya karakteristik abu, seperti ukuran butiran, komposisi, serta kemungkinan adanya aerosol beracun.