Kolagen vs Retinol: Dua Bahan Skincare Anti-Aging, Mana yang Paling Juara?

Agustina Wulandari , Jurnalis
Kamis 03 September 2026 18:05 WIB
Ilustrasi pakai kolagen. (Foto: dok Magnific)
Share :

JAKARTA - Bicara soal produk anti-aging atau perawatan kulit untuk mencegah penuaan dini, dua nama ini pasti sering kamu dengar: kolagen dan retinol. Keduanya digadangkan bikin kulit kelihatan awet muda. 

Tapi, pertanyaannya, mana sih yang sebenarnya lebih bagus buat kulitmu? Apakah harus pilih salah satu, atau malah bisa digabung?

Yuk, bahas satu per satu agar tak salah beli produk seperti yang telah dilansir dari Health.

1. Kolagen

Kolagen adalah protein alami yang jumlahnya paling melimpah di dalam tubuh. Bisa dikatakan, kolagen bertindak sebagai fondasi atau kerangka utama yang membuat kulit tetap kencang, kenyal, dan elastis.

Sayangnya, semakin bertambah usia, biasanya mulai menginjak 25 tahun, produksi kolagen alami di dalam tubuh akan terus merosot. Makanya, banyak produk skincare atau suplemen yang menawarkan kolagen.

Produk skincare berformula kolagen topikal (oles) biasanya fokus buat memberikan kelembapan ekstra dan menjaga struktur permukaan kulit. Sementara itu, kalau kamu minum suplemen kolagen, zat ini bekerja dari dalam tubuh untuk bantu merangsang elastisitas kulit.

Kolagen membuat kulit langsung terasa lebih lembap, kenyal, dan nggak gampang kering. Bahan ini juga cenderung aman dan jarang bikin iritasi, jadi ramah buat pemilik kulit sensitif.

2. Retinol

Ilustrasi pakai retinol. (Foto: dok Magnific)

Di sisi lain, ada retinol yang merupakan turunan dari Vitamin A. Kalau kolagen fokus menjaga dari luar lewat hidrasi, retinol ini bekerjanya jauh lebih mendalam di tingkat seluler.

Retinol mempercepat proses pergantian sel kulit sekaligus memicu kulit untuk memproduksi kolagennya sendiri secara alami. Retinol ampuh untuk memudarkan flek hitam, meratakan warna kulit yang belang, menyamarkan pori-pori besar, serta menepis garis-garis halus dan kerutan membandel. Retinol kerap dikenal sebagai garda terdepan dalam urusan peremajaan kulit jangka panjang.

Karena kekuatannya yang cukup tinggi, retinol terkadang bisa bikin kulit kering, kemerahan, atau mengelupas, terutama kalau kamu baru pertama kali pakai. Untuk itu, menggunakannya harus pelan-pelan.

Jadi, Mana yang Harus Dipilih?

Sebetulnya, memilih antara kolagen dan retinol itu bukan soal siapa yang paling benar atau paling jago, karena keduanya punya fungsi yang berbeda.

Pilih kolagen kalau prioritasmu adalah mencari kelembapan instan, bikin kulit terasa lebih kenyal, dan merawat kulit dengan cara yang lebih lembut tanpa takut iritasi.

Pilih retinol kalau kamu punya target jangka panjang untuk mengatasi tanda-tanda penuaan yang lebih serius, seperti kerutan dalam, tekstur kulit yang kasar, dan noda hitam.

Apakah Bisa Dipakai Bersamaan?

Jawabannya: Bisa! Keduanya justru bisa jadi kombinasi maut kalau dipakai dengan benar. Karena retinol kadang bikin kulit kering atau meradang, kamu bisa menyeimbangkannya dengan produk atau suplemen berbahan kolagen yang kaya manfaat hidrasi. 

Kamu bisa memakai serum kolagen untuk mengunci kelembapan, lalu menyelinginya dengan penggunaan retinol di malam hari, cukup 1–2 kali seminggu dulu di awal). Tentunya jangan lupa selalu pakai tabir surya atau sunscreen keesokan harinya ya, karena retinol bikin kulit jadi lebih sensitif sama matahari!

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya