Sebetulnya, memilih antara kolagen dan retinol itu bukan soal siapa yang paling benar atau paling jago, karena keduanya punya fungsi yang berbeda.
Pilih kolagen kalau prioritasmu adalah mencari kelembapan instan, bikin kulit terasa lebih kenyal, dan merawat kulit dengan cara yang lebih lembut tanpa takut iritasi.
Pilih retinol kalau kamu punya target jangka panjang untuk mengatasi tanda-tanda penuaan yang lebih serius, seperti kerutan dalam, tekstur kulit yang kasar, dan noda hitam.
Jawabannya: Bisa! Keduanya justru bisa jadi kombinasi maut kalau dipakai dengan benar. Karena retinol kadang bikin kulit kering atau meradang, kamu bisa menyeimbangkannya dengan produk atau suplemen berbahan kolagen yang kaya manfaat hidrasi.
Kamu bisa memakai serum kolagen untuk mengunci kelembapan, lalu menyelinginya dengan penggunaan retinol di malam hari, cukup 1–2 kali seminggu dulu di awal). Tentunya jangan lupa selalu pakai tabir surya atau sunscreen keesokan harinya ya, karena retinol bikin kulit jadi lebih sensitif sama matahari!
(Agustina Wulandari )