Barre atau Pilates, Mana Lebih Baik Jaga Kebugaran Seiring Bertambahnya Usia?

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Senin 31 Agustus 2026 21:05 WIB
Pilates jadi salah satu olahraga yang tren di Indonesia. (Foto: Freepik)
Share :

BARRE dan pilates sama-sama dikenal sebagai olahraga low impact yang dapat membantu memperkuat otot sekaligus meningkatkan fleksibilitas. Keduanya juga bisa menjadi pilihan untuk menjaga tubuh tetap aktif dalam jangka panjang.

Namun, meski terlihat mirip, fokus gerakannya berbeda. Lantas, olahraga mana yang lebih baik jaga kebugaran tubuh seiring bertambahnya usia?

1. Barre atau Pilates?

Dikutip dari Verywell Health, dokter olahraga Elan L. Goldwaser dari Columbia University menyebut Pilates sedikit lebih unggul jika tujuan utamanya adalah menjaga kesehatan tubuh hingga usia lanjut.

Pilates memberikan fokus pada deep core, yaitu otot-otot inti yang berperan dalam menjaga kestabilan tubuh. Latihan ini juga menekankan keselarasan postur dan kontrol gerakan.

Pilates melatih otot perut, oblique, punggung bagian bawah, diafragma hingga dasar panggul. Kekuatan tersebut membantu menjaga kontrol tubuh saat melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk ketika berjalan.

Pilates juga dinilai dapat membantu menjaga kelenturan tulang belakang serta mengurangi risiko masalah punggung. Kekuatan otot inti yang baik membuat tubuh lebih mampu mempertahankan postur dan mekanik gerakan yang tepat.

Hal tersebut menjadi semakin penting seiring bertambahnya usia. Ketika tubuh mulai kaku dan mobilitas tulang belakang berkurang, seseorang dapat mengalami perubahan cara berjalan dan postur. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat berkontribusi terhadap nyeri punggung.

 

2. Manfaat Barre

Sementara itu, barre lebih banyak melibatkan kaki dan pinggul. Gerakannya dapat berupa menahan posisi dengan satu kaki atau melakukan calf raise secara berulang. Latihan tersebut membantu meningkatkan daya tahan otot tubuh bagian bawah sekaligus menjaga stabilitas pergelangan kaki.

Kekuatan dan stabilitas pergelangan kaki menjadi hal penting terutama ketika seseorang semakin tua. Kemampuan menjaga keseimbangan dapat membantu mengurangi risiko terjatuh.

Karena itu, barre lebih banyak memberikan manfaat pada daya tahan tubuh bagian bawah dan pencegahan jatuh, sedangkan Pilates lebih menitikberatkan pada kekuatan inti, mobilitas tulang belakang, dan perlindungan sendi.

Meski memiliki fokus berbeda, pilates dan barre sama-sama termasuk olahraga dengan intensitas relatif rendah dan minim benturan. Keduanya lebih mengandalkan mekanisme berat badan, ketahanan otot, dan kontrol gerakan dibandingkan latihan angkat beban berat yang bertujuan meningkatkan massa otot secara agresif.

Karena itu, tidak ada salahnya memilih berdasarkan tujuan olahraga. Jika ingin memperkuat core dan menjaga mobilitas tulang belakang, Pilates bisa menjadi pilihan.

Sementara jika ingin melatih kaki, pinggul, stabilitas pergelangan kaki, dan keseimbangan, barre dapat dipertimbangkan. Bahkan, keduanya bisa menjadi bagian dari rutinitas olahraga secara bergantian.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya