JAKARTA - Sejumlah penyanyi perempuan asal Indonesia berhasil memperluas karier mereka hingga ke panggung internasional. Tidak hanya tampil di luar negeri, mereka juga mampu membangun basis penggemar global dan menorehkan prestasi di industri musik dunia.
Berikut beberapa penyanyi perempuan Indonesia yang berhasil membawa nama Tanah Air ke kancah internasional.
1. NIKI Zefanya
Nicole Zefanya atau yang dikenal dengan nama panggung NIKI merupakan penyanyi sekaligus penulis lagu asal Indonesia yang berkarier di industri musik internasional.
NIKI dikenal luas melalui karya-karyanya yang mendapat sambutan besar, terutama di Amerika Serikat dan berbagai negara lainnya. Ia juga tercatat sebagai salah satu musisi Indonesia dengan jumlah pendengar yang sangat besar di Spotify.
Popularitasnya semakin melejit berkat sejumlah lagu, salah satunya “Every Summertime”. Lagu tersebut bahkan membuat NIKI menjadi penyanyi perempuan Indonesia pertama yang mendapatkan sertifikasi emas dari Recording Industry Association of America (RIAA).
Pencapaian tersebut menjadi salah satu bukti keberhasilan NIKI menembus persaingan industri musik global.
2. Dita Karang
Nama Dita Karang juga menjadi salah satu representasi perempuan Indonesia yang berhasil berkarier di luar negeri, khususnya industri K-pop.
Pemilik nama lengkap Anak Agung Ayu Puspa Aditya Karang ini lahir pada 25 Desember 1996. Ia kemudian debut sebagai anggota grup idola Korea Selatan, Secret Number.
Dita mencatat sejarah sebagai perempuan Indonesia pertama yang debut sebagai idol di industri K-pop. Dalam grup tersebut, ia dipercaya mengisi posisi sebagai penari utama sekaligus vokalis.
Karier Dita di Korea Selatan membuatnya semakin dikenal oleh penggemar K-pop, sekaligus membuka jalan bagi talenta Indonesia lainnya untuk mencoba peruntungan di industri hiburan Korea.
3. NoNa
NoNa merupakan grup vokal perempuan asal Indonesia yang berada di bawah naungan label musik global 88rising.
Grup ini beranggotakan empat perempuan, yakni Christy Gardena, Esther Geraldine, Baila Fauri, dan Shazfa Adesya.
Bergabung dengan 88rising memberikan NoNa kesempatan untuk memperkenalkan karya mereka kepada audiens yang lebih luas. Kehadiran grup tersebut juga menunjukkan semakin terbukanya peluang bagi musisi perempuan Indonesia untuk masuk ke pasar musik internasional.
Dengan formasi dan karakter musik yang mereka miliki, NoNa menjadi salah satu nama yang patut diperhitungkan dalam perkembangan musisi Indonesia di panggung global.
4. Voice of Baceprot
Berbeda dari tiga nama sebelumnya, Voice of Baceprot atau VoB dikenal melalui musik metal. Grup asal Garut, Jawa Barat, ini beranggotakan tiga perempuan, yaitu Marsya sebagai vokalis sekaligus gitaris, Sitti sebagai drummer, dan Widi sebagai bassist.
Ketiganya mulai bermusik sejak masih bersekolah pada 2014. Nama Voice of Baceprot kemudian semakin dikenal berkat karakter musik mereka yang energik serta keberanian mengangkat berbagai isu sosial melalui karya.
Nama “Baceprot” berasal dari bahasa Sunda, yakni bacéprot, yang memiliki makna “berisik” atau “bawel”. Nama tersebut dianggap sesuai dengan karakter musik mereka yang keras dan penuh energi.
Perjalanan VoB tidak berhenti di Indonesia. Mereka berhasil membawa musik metal Indonesia ke berbagai panggung internasional dan mendapat perhatian dari penikmat musik di luar negeri.
Keempat nama tersebut menunjukkan bahwa penyanyi dan musisi perempuan Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing di industri musik internasional. Dengan karakter musik dan jalur karier yang berbeda, mereka sama-sama membawa identitas Indonesia ke hadapan publik global.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)