“Terus yang kedua, ini mungkin banyak yang masih denial tapi ini bukan kata saya, merokok. Konsumsi tembakau itu baik pada pria maupun wanita itu memang menurunkan kualitas sperma dan menurunkan kualitas sel telur,” ucap dr. Indra.
“Ada yang bisa hamil, tapi pasti apalagi semakin lama ya itu pasti akan mempengaruhi kesuburan dan memang itu bervariasi. Ada orang-orang dengan genetik yang mungkin lebih tahan terhadap tembakau, ada orang yang memang sensitif sekali,” tuturnya.
Dokter Indra memaparkan, jadi memang ada faktor genetik. Tapi memang secara keseluruhan mau genetiknya kuat atau tidak tetap konsumsi tembakau itu pasti akan menurunkan kesuburan baik pada pria maupun wanita.
“Yang ketiga, stres. Stres ini unik sekali dan sering saya katakan kepada pasien-pasien saya. Stres itu, misalnya ya wanita nih jangankan dia hamil, sedang hamil pun kalau dia stres dibuat depresi segala macam keguguran bisa. Begitulah jahatnya hormon stres itu melanda tubuh,” tuturnya.
“Pada laki-laki juga begitu jangankan dia subur, ereksi saja nggak bisa kalau stres itu melanda tubuh kita dan itu nggak bisa dibuat-buat,” kata dr. Indra.