Buah Zakar Nyeri Setelah Berhubungan Seks, Apa Penyebabnya?

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 19 Agustus 2026 02:11 WIB
Buah Zakar Nyeri Setelah Berhubungan Seks, Apa Penyebabnya? (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA — Rasa nyeri pada buah zakar setelah berhubungan seks bisa membuat pria khawatir, terlebih jika keluhan muncul secara tiba-tiba. Kondisi tersebut dapat dipicu oleh berbagai hal, mulai dari tekanan akibat gairah seksual, aktivitas yang terlalu intens, hingga gangguan medis tertentu yang membutuhkan penanganan.

Pada sebagian kasus, rasa tidak nyaman dapat mereda dengan sendirinya setelah beristirahat. Namun, nyeri yang terasa berat, muncul mendadak, atau disertai pembengkakan sebaiknya tidak diabaikan karena bisa menjadi tanda kondisi yang lebih serius.

Lantas, apa saja penyebab buah zakar terasa sakit setelah berhubungan seks dan bagaimana cara mengatasinya?

Penyebab Buah Zakar Nyeri Setelah Berhubungan Seks

Melansir laman Hims, beberapa kondisi dapat menyebabkan rasa sakit atau tidak nyaman pada testis setelah aktivitas seksual. Tingkat keparahannya pun dapat berbeda-beda, tergantung penyebabnya.

1. Tekanan akibat gairah seksual atau "Blue Balls"

Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah kondisi yang kerap disebut blue balls. Keluhan ini dapat muncul ketika pria mengalami rangsangan seksual dalam waktu cukup lama tetapi tidak mengalami ejakulasi.

Selama gairah seksual meningkat, aliran darah menuju area genital bertambah. Setelah rangsangan berhenti, perubahan aliran darah tersebut dapat menimbulkan sensasi penuh, berat, atau nyeri tumpul pada testis.

Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan dapat membaik setelah tubuh kembali rileks. Meski demikian, istilah medis dan mekanisme blue balls sendiri masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

2. Faktor Psikologis

Tidak semua nyeri pada area testis disebabkan oleh gangguan fisik. Faktor psikologis juga dapat berperan dalam munculnya atau memperburuk rasa sakit, terutama pada pria yang mengalami nyeri panggul.

Stres, kecemasan, depresi, masalah dalam hubungan, hingga pengalaman traumatis dapat memengaruhi persepsi seseorang terhadap rasa nyeri.

Karena itu, jika keluhan berlangsung berulang dan tidak ditemukan penyebab fisik yang jelas, faktor psikologis juga perlu dipertimbangkan.

3. Prostatitis

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya