Fasilitas infrastruktur penunjang seperti Pelabuhan Maumere Sikka juga turut mengalami kerusakan fisik. Berdasarkan pendataan sementara, guncangan hebat ini telah menelan empat korban jiwa. Rinciannya, satu korban meninggal di Terang (Manggarai Barat), dua korban di Reo (Manggarai), dan satu korban di Maumere (Sikka). Selain itu, dua warga di Maumere dilaporkan mengalami luka-luka.
Guna memastikan penanganan di lapangan berjalan optimal, Kementerian Pariwisata bersama BPOLBF telah mengaktifkan posko koordinasi secara intensif. BPOLBF berkolaborasi langsung bersama BMKG, KSOP, Basarnas, BPBD, dan Pemda Manggarai Barat untuk memantau industri pariwisata sekaligus memfasilitasi kebutuhan evakuasi para wisatawan.
Atas kejadian ini, Kementerian Pariwisata turut mengimbau para pelaku usaha, wisatawan domestik maupun mancanegara, serta warga setempat agar tetap tenang dan menyaring informasi hanya dari saluran resmi milik BMKG, BPOLBF, maupun instansi berwenang.
Mengingat situasi di lapangan masih terus berkembang, data mengenai korban dan tingkat kerusakan sektor pariwisata ini dipastikan masih bersifat sementara. Pembaruan informasi akan terus disampaikan secara berkala seiring masuknya laporan verifikasi dari tim gabungan di NTT.
(Agustina Wulandari )