Perlukah Suplemen untuk Kulit Lebih Sehat? Ini Kata Sains

Agustina Wulandari , Jurnalis
Kamis 13 Agustus 2026 07:05 WIB
Ilustrasi suplemen untuk kulit. (Foto: dok Magnific/jcomp)
Share :

JAKARTA - Memakai produk perawatan kulit seperti pelembap dan serum memang bisa membantu memperbaiki penampilan kulit, tapi pola makan dan gaya hidup kamu juga punya peran yang sangat besar.

Banyak orang penasaran, apakah suplemen seperti vitamin dan minyak ikan benar-benar bisa membuat kulit lebih bagus? Nah, berikut adalah penjelasan sains tentang suplemen kulit dan beberapa mitos yang perlu diluruskan seperti yang dilansir dari Healthline:

1. Kolagen

Kolagen adalah salah satu suplemen paling populer untuk kesehatan kulit. Penelitian menunjukkan bahwa kolagen mungkin bisa membantu memperbaiki kedalaman kerutan, elastisitas, dan hidrasi kulit. 

Namun, para ilmuwan mengingatkan bahwa klaim iklan di media seringkali berlebihan. Jadi, kolagen bukanlah suplemen awet muda, tapi rutin meminumnya memang bisa memberi manfaat. Nilai plusnya, kolagen itu aman dan tidak memiliki efek samping yang buruk.

2. Minyak Ikan (Asam Lemak Omega-3)

Omega-3 sangat penting untuk fungsi kulit. Suplemen ini terbukti bermanfaat buat kamu yang punya masalah kulit seperti eksim (dermatitis), psoriasis, dan jerawat. Tapi, kalau kulitmu tidak bermasalah dan kamu cuma ingin kulit terlihat lebih cantik, belum ada cukup bukti bahwa omega-3 bisa membantu, selain untuk urusan membersihkan jerawat.

3. Vitamin C

Vitamin C sangat penting untuk memproduksi kolagen dan melindungi kulit dari sinar UV. Suplemen vitamin C bisa membantu meningkatkan produksi kolagen dan memperbaiki kulit kering atau kerutan, apalagi kalau diminum bersamaan dengan nutrisi lain seperti zink. Vitamin C juga aman dan sangat bagus untuk daya tahan tubuh kamu.

4. Biotin

Banyak orang percaya bahwa biotin bisa membuat kulit bersinar dan rambut kuat. Padahal faktanya, tidak ada bukti bahwa suplemen biotin bermanfaat untuk kulit atau rambut, kecuali kamu memang mengalami kekurangan (defisiensi) biotin, di mana kasus ini sangat langka. 

Mengonsumsi suplemen biotin sembarangan justru bisa mengganggu hasil tes laboratorium yang penting, seperti tes tiroid. Jadi, kalau tidak disarankan oleh dokter, lebih baik lewati saja suplemen yang satu ini.

5. Suplemen Multivitamin

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen yang berisi campuran vitamin dan mineral bisa membantu mengatasi kulit kering dan kusam. Minum multivitamin juga berguna bagi orang yang pola makannya kurang memenuhi nutrisi penting untuk kulit, seperti vitamin C, vitamin A, vitamin B, dan zink.

6. Probiotik

Probiotik bisa membantu menyeimbangkan bakteri baik di usus dan meringankan kondisi seperti jerawat atau dermatitis. Tapi ingat, kesehatan usus juga dipengaruhi oleh makanan, tidur, dan tingkat stres. Suplemen probiotik tidak wajib untuk semua orang, jadi sebaiknya tanyakan dulu ke ahli gizi atau dokter sebelum mulai meminumnya.

Hati-Hati, Suplemen Bisa Menyebabkan Masalah Kulit!

Bukannya menyembuhkan, beberapa suplemen malah bisa memicu masalah kulit. Contohnya, beberapa jenis vitamin B, produk rumput laut (kelp) yang tinggi iodium, dan protein whey ternyata bisa memicu atau memperparah jerawat serta dermatitis. Kalau kamu merasa kulitmu bermasalah setelah mencoba suplemen baru, sebaiknya hentikan dan segera konsultasi ke dokter.

Suplemen seperti kolagen dan vitamin C memang bisa membantu kulit tampak lebih terhidrasi dan mengurangi kerutan, sementara probiotik dan omega-3 bagus untuk masalah kulit tertentu. Meski begitu, suplemen sebenarnya tidak wajib untuk menjaga kulit tetap sehat.

Kalau kamu ingin merawat kulit dari dalam, langkah terbaik adalah memperbaiki asupan makanan harian. Perbanyak makan buah, sayur, makanan laut yang kaya omega-3, serta lemak sehat seperti alpukat dan minyak zaitun. Jangan lupa juga untuk minum air putih yang cukup, tidur teratur, hindari asap rokok, dan batasi konsumsi alkohol.

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya