Dr. Tirta kemudian membeberkan empat alasan di balik keputusannya mengurangi aktivitas di media sosial. Alasan pertama adalah keinginannya mencari ketenangan batin (inner peace), sekaligus lebih fokus pada diri sendiri, keluarga, dan orang-orang terdekat.
Ia mengatakan penjelasan tersebut juga untuk menjawab berbagai spekulasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, keputusan itu tidak berkaitan dengan isu pembungkaman, kondisi mental, maupun rumor lain yang sempat ramai diperbincangkan, termasuk yang dikaitkan dengan klub sepak bola Liverpool.
“Jadi alasan pertama adalah karena ingin mencari inner peace. Jadi otak saya tuh terlalu ramai dan saya pengin kontemplasi diri. Karena usia ini sudah 35, jadi pengin fokus untuk diri sendiri, keluarga, dan rekan terdekat,” beber dr. Tirta.
Alasan kedua adalah fokus melanjutkan pendidikan. Meski demikian, ia tidak mengungkapkan secara rinci jenjang maupun bidang studi yang sedang ditempuhnya.
“Yang nomor dua, jelas sekolah. Jadi saya sudah berjanji pada diri saya sendiri, saya ingin sekolah. Jadi tiap dua tahun sekali tuh harus sekolah. Nah, sekolahnya apa kalian enggak perlu tahu, yang penting saya sekolah. Jadi harus fokus untuk belajar ilmu lagi,” tambahnya.