Di Balik Label Ramah Lingkungan, Sendok Kayu Punya Risiko Kesehatan yang Perlu Diwaspadai

Niko Prayoga , Jurnalis
Kamis 23 Juli 2026 09:05 WIB
Sendok kayu. (Foto: Freepik)
Share :

APAKAH kamu suka memakai sendok kayu di rumah? Jika iya, tampaknya kamu perlu waspada karena ternyata ada risiko kesehatan yang bisa hadir dari penggunaan sendok kayu.

Padahal, sendok kayu kerap dianggap ramah lingkungan di tengah tren gaya hidup sustainable living yang tengah merak digaungkan. Tampilannya yang estetis dan berkesan alami kerap dianggap jauh lebih aman dibandingkan sendok berbahan plastik.

1. Bahaya Sendok Kayu

Praktisi Bisnis Lingkungan, Bang Sap dalam unggahan video di akun Instagramnya mengungkapkan bahwa anggapan produk alami selalu aman tidak sepenuhnya tepat. Menurutnya, sendok kayu menyimpan potensi bahaya tersendiri jika tidak dirawat dan dibersihkan dengan benar.

“Sendok kayu yang kita pikir aman, ternyata sama bahayanya dengan sendok plastik. Kita mikirnya kalau alami itu selalu baik, kan?” kata Bang Sap.

Berbeda dari plastik yang sering dikaitkan dengan ancaman mikroplastik atau paparan bahan kimia sintetis, ancaman utama dari sendok kayu justru terletak pada karakter fisik bahannya yang berpori. Proses pencucian yang kurang tepat dapat mengubah peralatan makan favorit ini menjadi sarang bakteri.

“Risiko sendok kayu memang bukan dari bahan kimia atau mikroplastik seperti pada sendok plastik,” ujar Bang Sap.

“Masalahnya, justru ada pada sifat alamiahnya sendiri. Kayu itu berpori, ketika dipakai untuk makan, sisa minyak, bumbu, aroma, dan makanan bisa masuk ke celah-celah kecil di permukaannya. Kalau setelah dipakai sendoknya cuma dibilas, direndam terlalu lama, atau disimpan dalam kondisi lembab, sisa makanan itu bisa jadi tempat tumbuhnya mikroorganisme," lanjutnya.

 

2. Kelalaian dalam Perawatan Bisa Sebabkan Sendok Kayu Berbahaya

Bang Sap menambahkan, kelalaian dalam perawatan juga dapat menyebabkan sendok kayu mengalami kerusakan fisik. Bahkan, sendok kayu bisa terkontaminasi jamur yang sulit dihilangkan.

“Makanya, sendok kayu bisa bau, berubah warna, retak, bahkan berjamur. CDC menyebut kalau jamur bisa tumbuh pada material kayu di kondisi lembab. EPA juga menekankan jamur pada material berpori sulit dibersihkan karena masuk ke celah-celah material. Sendok kayu yang masih halus, kering, dan tidak berjamur, masih aman digunakan," tutur Bang Sap.

Banyak orang kerap bingung menentukan masa pakai ideal dari alat makan berbahan kayu. Terkait hal ini, ia menekankan pentingnya mengevaluasi kondisi fisik sendok secara berkala ketimbang mengacu pada patokan waktu tertentu.

“Terus, berapa lama sendok kayu aman untuk dipakai? Tidak ada jawaban yang mutlak. Kalau masih bagus, boleh lanjut, kalau sudah retak, ganti. Mau pakai bahan apa pun sebenarnya sama aja. Pinter-pinter kita aja mau ngerawatnya bagaimana,” pungkas dia.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya