Di sisi lain, secangkir makiato standar (sekitar 60 ml) justru hanya mengandung sekitar 85 mg kafein. Jadi, rasa pekat pada macchiato lebih disebabkan oleh minimnya susu, bukan karena kafeinnya yang lebih banyak.
Karena takaran susunya berbeda-beda, profil gizi ketiga minuman ini juga otomatis ikut berubah. Susu menyumbang kalori, lemak, dan protein yang cukup besar pada segelas kopi.
Latte adalah juara bertahan untuk urusan kalori dengan 206 kal, karena porsi susunya yang paling banyak. Sementara itu, macchiato sangat rendah kalori sehingga cocok untuk kamu yang sedang membatasi asupan kalori harian.
Memilih antara cappucino, latte, atau macchiato pada akhirnya murni soal selera dan suasana hati. Kalau kamu butuh "tendangan" kopi yang cepat dan pekat, pesanlah macchiato.
Kalau kamu ingin bersantai menikmati kopi yang lembut bak pelukan hangat, latte adalah jawabannya. Namun, jika kamu mencari keseimbangan sempurna antara gurihnya susu dan pekatnya kopi, cappucino tidak akan pernah mengecewakanmu.
(Agustina Wulandari )