Meski demikian, risiko mengerikan ini sebenarnya bisa ditekan secara signifikan. Pengendalian tekanan darah secara optimal melalui deteksi dini dan perubahan gaya hidup terbukti ampuh menurunkan komplikasi kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) secara bermakna.
Mengingat stroke dan serangan jantung masih menduduki posisi sebagai penyebab kematian tertinggi di dunia, dr. Fajri mengingatkan pentingnya mengelola faktor risiko lain secara menyeluruh.
"Pentingnya kita bisa menjaga serangan jantung penyebab kematian tertinggi di dunia, stroke dan serangan jantung. Jaga kolesterol, gula, obesitas, olahraga, dan stres. Kalau punya darah tinggi harus dikontrol,” pungkas dia.
(Djanti Virantika)