GAGAL ginjal masih sering dipandang hanya akan mengintai mereka yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas. Akibatnya, orang dengan tubuh kurus sering merasa tidak berisiko mengalami penyakit ini.
Namun, benarkah anggapan tersebut? Ataukah anggapan soal orang kurus tidak mungkin terkena gagal ginjal hanya mitos semata?
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Rosandi Himawan, Sp.PD, dalam acara Morning Zone yang tayang di Youtube Okezone menegaskan bahwa anggapan tersebut merupakan mitos. Menurutnya, risiko gagal ginjal tidak ditentukan oleh bentuk atau berat badan seseorang.
"Orang kurus tidak mungkin terkena gagal ginjal? Itu mitos," ujar dr. Rosandi.
"Risiko gagal ginjal itu tidak mengenal orangnya kurus atau gemuk. Orang kurus pun kalau memiliki hipertensi dan diabetes, risiko mengalami gagal ginjal akan semakin meningkat. Jadi, yang menentukan adalah faktor risikonya," jelasnya.