Mangrove Angke Jadi Destinasi Ekowisata Favorit saat Libur Sekolah

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Senin 29 Juni 2026 17:59 WIB
Mangrove Angke Jadi Destinasi Ekowisata Favorit saat Libur Sekolah (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA Libur sekolah menjadi momen bagi masyarakat untuk mencari destinasi wisata yang tak hanya menawarkan rekreasi, tetapi juga edukasi. Salah satu pilihan yang dapat dikunjungi adalah Hutan Lindung Mangrove Angke di Jakarta Utara, kawasan konservasi yang menghadirkan pengalaman belajar tentang ekosistem pesisir sekaligus menjadi ruang terbuka hijau di ibu kota.

Kepala Pusat Data dan Informasi Pendapatan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Morris Danny, mengatakan kawasan wisata seperti Mangrove Angke dikelola tidak hanya sebagai destinasi rekreasi, tetapi juga untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung pendapatan asli daerah (PAD).

"Di kawasan ini masyarakat tidak hanya berwisata, tetapi juga berkontribusi terhadap pendapatan daerah melalui retribusi yang dikelola pemerintah," ujar Morris Danny, Senin (29/6/2026).

Hutan Lindung Mangrove Angke berlokasi di Jalan Pantai Indah No. 15, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, dengan luas sekitar 44,76 hektare. Kawasan ini menjadi habitat berbagai flora dan fauna khas ekosistem mangrove.

Sebagai kawasan konservasi, lokasi ini memiliki sedikitnya 15 jenis tanaman mangrove dan menjadi habitat berbagai satwa, seperti burung belibis, bangau abu, cekakak sungai, elang laut perut putih, elang tiram, biawak air, serta raja udang biru.

Selain memiliki fungsi ekologis, kawasan ini juga menjadi sarana edukasi lingkungan. Pengunjung dapat mempelajari peran mangrove dalam menjaga ekosistem pesisir, menahan abrasi, serta mendukung keberlanjutan wilayah pesisir Jakarta.

Morris menjelaskan bahwa keberadaan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan lingkungan Jakarta yang rentan terhadap banjir rob dan dampak perubahan iklim.

"Mangrove memiliki fungsi ekologis yang penting, di antaranya menahan abrasi, menyerap karbon, dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir," katanya.

Retribusi Wisata

Selain itu, kunjungan masyarakat ke kawasan ini juga memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah melalui retribusi wisata. Pendapatan tersebut dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan kawasan, pemeliharaan fasilitas, serta pengembangan ruang terbuka hijau.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong pemanfaatan ruang terbuka hijau secara berkelanjutan, termasuk Hutan Lindung Mangrove Angke, agar tetap berfungsi sebagai kawasan konservasi sekaligus destinasi wisata edukatif.

Masyarakat diimbau menjaga kebersihan dan ketertiban selama berkunjung serta mematuhi aturan yang berlaku agar kelestarian ekosistem mangrove tetap terjaga.

Dengan fungsi ganda sebagai kawasan konservasi dan destinasi ekowisata, Hutan Lindung Mangrove Angke menjadi salah satu ruang hijau penting di Jakarta yang mendukung keseimbangan lingkungan sekaligus menjadi pilihan wisata edukatif bagi masyarakat selama libur sekolah.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya