“Nah ini kadang-kadang masyarakat itu menganggap bahwa saya sudah tidak makan yang asin-asin dok, tapi kok tekanan darah saya masih tinggi gitu ya. Jadi perlu dipahami bahwa makanan-makanan seperti makanan gorengan, makanan instan, makanan kemasan yang cepat saji, itu pasti ada kandungan garam, ya mungkin gak kita kepikiran ya untuk mengkonsumsinya,” ucapnya.
Meski demikian, dr. Hamidah menyebut bahwa orang yang memiliki penyakit darah tinggi masih tetap diperbolehkan untuk mengkonsumsi garam. Tetapi dengan batasan tertentu kurang lebih lima gram per hari atau setara dengan satu sendok teh.
Selain itu, cara lainnya yang bisa dilakukan untuk menurunkan darah tinggi adalah dengan cara mengelola stres yang dialami. Ia menuturkan bahwa stres bisa mempengaruhi hormon dalam tubuh sehingga menyebabkan tekanan darah.
“Ada beberapa macam buat mengelola stres ya, salah satunya misalnya dengan melakukan aktivitas yang santai, melakukan hobi yang mungkin disukai, atau mungkin melalui meditasi, ibadah, atau mungkin dengan cara ya, mungkin jalan atau menyukai hobi dengan teman-teman,” tutur dr. Hamidah.
Kemudian tips terakhir untuk menurunkan darah tinggi adalah dengan istirahat atau tidur yang cukup. Tidur yang cukup menjadi salah satu cara menurunkan tekanan darah. Idealnya, orang dewasa harus mempunyai jam tidur sebanyak tujuh sampai sembilan jam per hari agar tidur tersebut berkualitas.