Zat yang terkandung dalam bawang putih mampu menjaga kesehatan jantung. Penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke, masih menjadi salah satu pembunuh nomor satu di dunia. Untuk itu, bawang putih hadir menjadi benteng pertahanan alami tubuhmu.
Sebuah riset pada 2020 menemukan bahwa suplemen bawang putih mampu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi secara signifikan. Menariknya lagi, para peneliti mencatat bahwa efektivitas bawang putih ini hampir setara dengan beberapa jenis obat tekanan darah resep dokter, namun dengan efek samping yang jauh lebih minim. Allicin mampu bekerja dengan cara membatasi produksi hormon angiotensin II yang memicu penyempitan pembuluh darah, sekaligus membantu merelaksasikan saluran darah.
Tak hanya itu, riset lainnya pada 2016 menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen bawang putih secara rutin selama lebih dari dua bulan bisa menekan kadar kolesterol jahat (LDL) hingga 10 persen.
Bawang putih juga kaya akan antioksidan yang melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif akibat radikal bebas. Ini artinya, rutin mengonsumsi bawang putih dapat membantu menurunkan risiko penyakit kognitif degeneratif seperti Alzheimer dan demensia.
Bagi yang sering tumbang karena flu, sebuah studi tahun 2016 mengungkapkan bahwa konsumsi ekstrak bawang putih yang difermentasi (aged garlic extract) selama tiga bulan efektif mengurangi tingkat keparahan gejala flu dan mempercepat proses pemulihan.