JAKARTA - Mendengar kabar kehamilan anak kedua pastinya menyenangkan. Tapi di sisi lain timbul kekhawatiran, bagaimana dengan perasaan si sulung? Apakah dia akan cemburu? Hal yang wajar jika orangtua punya perasaan was-was ini.
Menjadi seorang kakak adalah perubahan besar bagi anak pertama. Yang tadinya dunia hanya berputar di sekitarnya, tiba-tiba harus berbagi kasih sayang, mainan, hingga perhatian orang tua. Kondisi ini dikenal dengan istilah Oldest Child Syndrome.
Nah, biar si sulung tak kaget dan malah makin excited menyambut adiknya, yuk intip beberapa tips cerdas berikut untuk mempersiapkan si Kecil menjadi seorang kakak!
Sejak perut Mom mulai membesar, ceritakan pada si sulung tentang kehadiran calon adiknya. Gunakan bahasa yang sederhana dan menyenangkan. Ajak si Kecil mengelus perut ibu atau mendengarkan tendangan calon adiknya supaya dia merasa sudah punya ikatan sejak awal.
Lembaga psikologi anak Zero to Three menyebutkan, melibatkan anak sulung dalam tugas-tugas kecil bisa membangun rasa memiliki dan mengurangi potensi perilaku agresif karena merasa diabaikan.
Orangtua bisa mengajaknya ikut memilih warna baju bayi, memilih mainan, atau membantu menata kamar tidur. Ketika dia merasa dilibatkan, rasa memiliki dan sayangnya kepada calon adik akan tumbuh secara alami.
Anak-anak adalah visualizer yang hebat. Mereka butuh contoh nyata untuk memahami konsep punya adik. Coba cari buku cerita bergambar atau tontonan edukatif yang membahas serunya punya adik baru. Setelah selesai membaca atau menonton, ajak dia mengobrol dan membahasnya.