Kronologi Lengkap Munculnya Kasus Hantavirus di Jakarta, Kontak Erat di Kapal Pesiar MV Hondius

Djanti Virantika, Jurnalis
Kamis 14 Mei 2026 05:05 WIB
Ilustrasi rumah sakit. (Foto: Freepik)
Share :

2. Penyebaran Hantavirus

Secara klinis, penyakit yang disebabkan oleh Orthohantavirus ini umumnya menular melalui kontak dengan hewan pengerat seperti tikus dan curut. Penularan bisa terjadi, baik melalui gigitan maupun paparan cairan tubuh (air liur, urin, feses).

Terdapat dua jenis manifestasi klinis utama. Pertama, ada Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang menyerang ginjal dengan masa inkubasi 1-2 minggu.

Lalu kedua, ada Hanta Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru. Namun, sampai saat ini, belum ada pengobatan spesifik untuk Hantavirus. Alhasil. penanganan dilakukan secara simtomatis dan suportif berdasarkan gejala yang muncul.

Menkes Budi pun memastikan varian Hantavirus yang beredar di Indonesia berasal dari varian Asia dengan tingkat kematian (case fatality rate) antara 5 hingga 15 persen. Angka ini jauh lebih rendah dibanding varian Andes di Amerika Selatan yang menyerang paru-paru dengan risiko kematian mencapai 50-60 persen.

“99 persen penularan Hantavirus terjadi melalui tikus, bukan antarmanusia,” tutup Menkes Budi Gunadi Sadikin, dikutip dari laman resmi Kemenkes.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya