Viral Balita Minum Kopi Setiap Hari, Ini Bahaya Kafein bagi Anak

Annastasya Rizqa, Jurnalis
Selasa 05 Mei 2026 07:10 WIB
Viral Balita Minum Kopi Setiap Hari, Ini Bahaya Kafein bagi Anak (Foto: Instagram)
Share :

JAKARTA - Netizen tengah diramaikan dengan kisah seorang ibu yang dengan sengaja memberikan susu kental manis (SKM) hingga kopi sachet pada anak balita. Pemberian dua minuman tersebut bisa menimbulkan risiko masalah kesehatan pada anak balita dan membuat geram warganet.

Kafein merupakan zat stimulan yang banyak ditemukan dalam kopi, teh, cokelat, minuman bersoda, hingga minuman energi. Meski aman dikonsumsi orang dewasa dalam batas tertentu, kafein tidak direkomendasikan untuk anak-anak, terutama yang berusia di bawah 5 tahun.

Pada usia ini, tubuh anak masih dalam tahap perkembangan sehingga lebih sensitif terhadap zat-zat tertentu, termasuk kafein.

Bahaya kafein bagi anak:

- Mengganggu pola tidur
Kafein dapat merangsang sistem saraf pusat sehingga membuat anak menjadi lebih sulit tidur. Anak di bawah 5 tahun membutuhkan waktu tidur yang cukup untuk mendukung pertumbuhan otak dan fisik. Konsumsi kafein, bahkan dalam jumlah kecil, bisa menyebabkan anak sulit tidur, sering terbangun, atau tidur tidak nyenyak.

- Menyebabkan hiperaktivitas
Sebagai stimulan, kafein dapat meningkatkan aktivitas saraf yang berujung pada perilaku hiperaktif. Anak bisa menjadi lebih gelisah, sulit diam, dan sulit berkonsentrasi. Kondisi ini tentu dapat mengganggu proses belajar dan perkembangan emosional anak.

- Meningkatkan risiko gangguan jantung
Kafein dapat mempercepat detak jantung. Pada anak kecil, efek ini bisa lebih terasa dibandingkan orang dewasa. Dalam beberapa kasus, konsumsi kafein dapat memicu jantung berdebar atau irama jantung tidak teratur, yang berpotensi membahayakan kesehatan.

- Mengganggu penyerapan nutrisi
Kafein dapat menghambat penyerapan beberapa nutrisi penting seperti zat besi dan kalsium. Padahal, kedua nutrisi ini sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan perkembangan tubuh anak. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berdampak pada tumbuh kembang yang tidak optimal.

- Memicu masalah pencernaan
Kafein dapat merangsang produksi asam lambung yang berlebihan. Pada anak di bawah 5 tahun, hal ini bisa menyebabkan sakit perut, mual, bahkan diare. Sistem pencernaan anak yang masih sensitif membuat mereka lebih rentan mengalami gangguan akibat konsumsi kafein.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya