Pro Kontra Gagasan Nutri-Level Menkes, Netizen Ragu Bisa Berjalan Efektif

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Jum'at 24 April 2026 07:03 WIB
Pro Kontra Gagasan Nutri-Level Menkes, Netizen Ragu Bisa Berjalan Efektif (Foto: Instagram)
Share :

JAKARTA - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin resmi memperkenalkan kebijakan pelabelan “Nutri-Level” untuk minuman siap saji. Kebijakan ini bertujuan memberikan informasi yang lebih jelas kepada masyarakat terkait kadar gula dalam minuman yang dikonsumsi.

Dalam konten Budi Gemar Sharing #BGS di Instagram pribadinya, Budi Gunadi Sadikin mencontohkan satu gelas matcha frappe yang disebut mengandung sekitar 50 gram gula—jumlah yang sudah mencapai batas konsumsi gula harian orang dewasa.

“Sekarang saya resmi mengeluarkan Nutri-Level seperti ini, untuk menjelaskan berapa banyak gula yang ada di masing-masing minuman,” ujarnya.

Melalui kebijakan ini, minuman siap saji nantinya akan diberi label layaknya nilai rapor, mulai dari A hingga D. Semakin rendah kualitas nutrisinya, maka nilainya akan semakin buruk.

“Nanti setiap minuman siap saji harus memasang Nutri-Level. Masa sih kamu masih mau minum yang nilainya D?” tambahnya.

Namun, kebijakan ini menuai pro dan kontra di kalangan warganet. Sebagian pihak mendukung, termasuk tenaga medis seperti Adam Prabata melalui akun X @AdamPrabata.

Ia menyebut kebijakan ini sebagai langkah positif yang pelaksanaannya perlu dikawal. Bahkan, ia mengungkap bahwa penelitian di Singapura menunjukkan pelabelan Nutri-Level dapat menurunkan konsumsi gula secara signifikan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya