JAKARTA – Banyak orang merasa libur Lebaran 2026 seperti “hanya sebentar”. Baru saja menikmati momen kumpul keluarga, tahu-tahu sudah waktunya kembali ke rutinitas kerja atau sekolah.
Padahal jika dilihat dari kalender, durasi liburnya cukup panjang. Lalu, kenapa rasanya cepat sekali berlalu?
Secara umum, hal ini dipengaruhi oleh aktivitas yang padat selama liburan serta faktor psikologis yang membuat waktu terasa berjalan lebih singkat dibanding hari biasa.
1. Aktivitas yang Super Padat
Selama Lebaran, banyak agenda yang dijalani, mulai dari mudik, silaturahmi ke rumah saudara, hingga liburan ke berbagai tempat. Jadwal yang penuh membuat waktu terasa “terpakai habis” tanpa disadari.
2. Perubahan dari Libur ke Rutinitas Terasa Mendadak
Libur panjang yang diikuti cuti bersama membuat tubuh terbiasa santai. Saat harus kembali bekerja, transisinya terasa cepat sehingga muncul kesan liburan berlalu begitu singkat.