“Kalau anak ibu tantrum, validasi dulu emosi mereka. Jangan dimarahin balik. Jelaskan secara bertahap,” katanya.
Ia mencontohkan orang tua bisa mengatakan bahwa mereka memahami rasa kesal anak, lalu mengajak melakukan aktivitas lain seperti memasak atau berkebun bersama.
Tips kedua adalah mengajak anak melakukan aktivitas di luar rumah agar perhatian mereka tidak hanya terfokus pada gadget. Kegiatan yang bisa dilakukan misalnya olahraga bersama teman, piknik di taman, atau sekadar berjalan kaki.
“Ajak anak-anak main di luar rumah. Bisa ikut kelas olahraga atau piknik di taman,” ujar Budi.
Tips ketiga adalah memperbanyak komunikasi dengan anak. Budi menilai penting bagi orang tua untuk menurunkan ego dan lebih banyak mendengarkan anak agar hubungan tetap hangat.