Muslim di Negara Ini Puasanya Hanya Diwakilkan Pemuka Agama

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Rabu 25 Februari 2026 18:09 WIB
Muslim di Negara Ini Puasanya Hanya Diwakilkan Pemuka Agama. (Ilustrasi: Freepik)
Share :

JAKARTA - Bagi umat Muslim di berbagai belahan dunia, Ramadhan identik dengan puasa sebulan penuh, salat tarawih, dan tradisi berbuka bersama. Namun berbeda di Vietnam selatan, komunitas Cham Bani menjalankan bentuk puasa yang berbeda dan sangat dipengaruhi oleh sejarah serta budaya lokal.

Dikutip dari artikel “Praxis and Policy: Discourse on Cham Bani Religious Identity in Vietnam”, dijelaskan bahwa dalam tradisi Cham Bani, bulan puasa dikenal sebagai Ramawan. Secara historis, istilah ini berkaitan dengan Ramadhan dalam Islam.

Namun, praktiknya memiliki perbedaan. Salah satu yang paling menonjol adalah puasa Ramawan tidak dijalankan oleh seluruh anggota komunitas secara individual seperti dalam Islam Sunni.

Dalam banyak kasus, ibadah puasa secara formal dijalankan oleh para pemuka agama sebagai representasi komunitas. Sementara itu, masyarakat umum tetap terlibat dalam rangkaian ritual dan peringatan keagamaan.

Meski secara etimologis berkaitan dengan Ramadhan, praktiknya berbeda dari puasa dalam Islam Sunni pada umumnya. Gambaran bulan Ramadhan di komunitas ini adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari cambridge.or, Rabu (25/2/2026). 

1. Tidak Semua Orang Berpuasa Penuh

Berbeda dengan mayoritas Muslim yang mewajibkan puasa bagi setiap individu yang memenuhi syarat, dalam tradisi Cham Bani puasa secara ketat dijalankan oleh para pemuka agama. Para pemuka inilah yang menjalankan disiplin ritual di masjid selama periode Ramawan.

Sementara itu, masyarakat umum tidak selalu menjalankan puasa harian penuh seperti dalam praktik Islam ortodoks.

2. Fokus pada Peran Ritual Pemuka Agama

Selama Ramawan, para imam tinggal atau beraktivitas secara intensif di masjid untuk melakukan doa-doa, pembacaan teks keagamaan, serta ritual khusus. Praktik ini menekankan puasa sebagai tanggung jawab kolektif yang diwakili oleh figur religius, bukan kewajiban individu masing-masing.

 

3. Ziarah dan Penghormatan Leluhur

Salah satu bagian penting Ramawan adalah ziarah ke makam leluhur sebelum bulan puasa dimulai. Ritual ini mencerminkan kuatnya unsur adat dalam sistem keagamaan Cham Bani.

Penghormatan kepada leluhur menjadi bagian penting dalam tradisi tersebut. Hal ini berbeda dari praktik Islam Sunni yang umumnya tidak menjadikan ritual leluhur sebagai bagian utama Ramadhan.

4. Dimensi Komunitas Lebih Dominan daripada Individual

Jika dalam Islam pada umumnya puasa merupakan ibadah personal yang langsung terkait dengan pahala individu, dalam tradisi Cham Bani, Ramawan lebih ditekankan sebagai momentum spiritual komunitas sekaligus periode sakral untuk menghubungkan agama dan adat. Dengan kata lain, puasa di sini tidak hanya soal menahan makan dan minum, tetapi juga tentang menjaga keseimbangan spiritual komunitas.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya