Beberapa penelitian menemukan bahwa uap vape dapat mengandung zat berbahaya seperti formaldehida, asetaldehida, dan logam berat (nikel, timbal, timah) dari elemen pemanasnya. Paparan jangka panjang terhadap zat-zat ini dapat meningkatkan risiko kanker dan gangguan organ lainnya.
5. Berdampak Buruk bagi Remaja dan Ibu Hamil
Penggunaan vape pada remaja dapat mengganggu konsentrasi, memori, dan kontrol emosi. Sementara itu, pada ibu hamil, nikotin dapat mengganggu perkembangan janin dan meningkatkan risiko bayi lahir prematur atau berat badan lahir rendah.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)