Vitamin D adalah vitamin yang larut dalam lemak, sehingga dapat “tersimpan” dalam jaringan lemak dan tidak selalu tersedia secara optimal dalam sirkulasi darah. Perubahan hormon, termasuk selama kehamilan dan menopause, juga dapat memengaruhi kadar vitamin D dalam tubuh.
Kondisi ini menjadikan perempuan sebagai kelompok yang lebih rentan terhadap defisiensi. Defisiensi vitamin D pun dapat memicu berbagai masalah kesehatan, seperti verywellhealth, Minggu (22/2/2026).
1. Penurunan kepadatan tulang dan peningkatan risiko osteoporosis
2. Nyeri otot dan kelemahan
3. Gangguan sistem imun
4. Perubahan mood (dalam beberapa kasus)
(Rani Hardjanti)