Namun, bagi pemula disarankan untuk melakukan aktivitas olahraga pada waktu yang berdekatan dengan waktu berbuka puasa. Hal itu dilakukan agar saat tubuh merasa dehidrasi dan lemas selepas olahraga, kita dapat langsung mengembalikan tenaga dan cairan tubuh saat berbuka.
“Tapi buat kalian semua yang baru awal-awal latihan, latihan lari atau angkat beban, sebaiknya waktu olahraganya berdekatan dengan jam rehidrasi. Misal setengah jam sebelum berbuka atau satu jam setelah berbuka,” tutur dr. Tirta.
Dr. Tirta menekankan bahwa setiap orang memiliki kondisi fisik yang berbeda, sehingga pola olahraga harus bersifat tailor-made atau dipersonalisasi. Bahkan, ia menyarankan agar melakukan eksperimen pribadi untuk menemukan waktu yang paling nyaman bagi tubuh.
"Hari ini saya latihan sore, besok rencana malam, lusa pagi. Kita lihat mana yang paling enak," pungkasnya.
Demikian tips terkait waktu olahraga yang tepat saat menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)