Ruben Onsu kemudian menjelaskan perasaannya ketika kembali menginjakkan kaki di depan Kakbah. Dia mengaku merasakan hal yang sulit dipahami, tetapi cukup menguras air mata selama berada di sana.
"Susah rasanya ketika sudah berpijak di sana tuh rasanya tuh susah banget. Mau ngomongnya tuh sudah nggak bisa berkata apa-apa lagi. Rasa yang dirasakan itu beda banget," tutur Ruben Onsu.
Ruben menilai setiap perjalanan umrah memberikan pengalaman spesial yang berbeda. Dia merasa selalu mendapat jawaban terkait masalah hidup tiap kali melaksanakannya.
"Setiap perjalanan umrah pasti punya ceritanya masing-masing gitu ya. Jadi umrah yang pertama itu beda, umrah yang kedua beda, umrah yang ketiga ini Allah kasih jawaban dengan yang berbeda lagi," kata Ruben.
"Dan terus ya setiap kita kan pasti punya ceritanya masing-masing gitu ya. Tanpa kita ucap pun di sana tiba-tiba ada saja jawabannya di pandangan mata gitu. Ada saja jawabannya di pandangan mata. Dan yang saya percaya bagaimana Allah kasih saya kesempatan juga," pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)