Pasien Cuci Darah Tembus 200 Ribu Orang, Ini Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Ginjal

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Selasa 10 Februari 2026 18:22 WIB
Pasien Cuci Darah Tembus 200 Ribu Orang, Ini Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Ginjal (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Jumlah pasien gagal ginjal yang harus menjalani cuci darah di Indonesia terus mengalami peningkatan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 200 ribu pasien di Tanah Air yang menggantungkan kehidupannya pada terapi dialisis atau cuci darah.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penyakit ginjal kronis masih menjadi salah satu tantangan besar dalam dunia kesehatan di Indonesia. Penyakit ginjal kronis atau chronic kidney disease (CKD) merupakan kondisi ketika fungsi ginjal menurun secara bertahap dalam jangka waktu yang panjang.

Umumnya, penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal. Akibatnya, banyak pasien baru menyadari adanya kerusakan pada ginjal ketika kondisi sudah memasuki stadium lanjut atau bahkan tahap gagal ginjal.

Pengobatan penyakit ginjal pun berbeda-beda, tergantung pada tingkat keparahan yang dialami pasien. Pada tahap awal, penanganan difokuskan untuk memperlambat laju kerusakan ginjal. Upaya tersebut dilakukan melalui pengendalian tekanan darah, pengaturan kadar gula darah, perubahan pola makan, serta pemberian obat-obatan tertentu sesuai anjuran medis.

Langkah-langkah tersebut bertujuan untuk mencegah pasien memasuki fase gagal ginjal total. Namun, ketika penyakit telah berkembang ke tahap akhir, ginjal tidak lagi mampu menyaring limbah dan kelebihan cairan dari dalam tubuh secara optimal.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya