Hari Kanker Sedunia: Sejarah, Tujuan, Tema, dan Upaya Pencegahannya

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Rabu 04 Februari 2026 07:43 WIB
Hari Kanker Sedunia: Sejarah, Tujuan, Tema, dan Upaya Pencegahannya (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA – Hari Kanker Sedunia diperingati setiap tanggal 4 Februari sebagai momentum global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker. Peringatan ini telah berlangsung sejak tahun 2000 dan bertujuan mendorong edukasi publik terkait pencegahan, deteksi dini, serta pengobatan kanker yang lebih efektif.

Pada peringatan ini, berbagai organisasi internasional dan lokal di seluruh dunia bersatu menyuarakan pentingnya pemeriksaan kesehatan, peningkatan akses diagnosis, serta pengembangan metode pengobatan yang lebih modern dan terjangkau bagi pasien kanker.

Tema Hari Kanker Sedunia 2026

Pada tahun 2026, Hari Kanker Sedunia mengusung tema “Bersatu karena Keunikan”. Tema ini menekankan pentingnya pendekatan perawatan kanker yang dipersonalisasi dan berfokus pada pasien. Setiap penderita kanker memiliki kebutuhan, kondisi, dan latar belakang yang berbeda, sehingga pengobatan perlu disesuaikan secara individual.

Berikut tema Hari Kanker Sedunia dalam beberapa tahun terakhir:

  • 2026: Bersatu karena Keunikan
  • 2025: Bersatu karena Keunikan
  • 2024: Tutup Kesenjangan Perawatan
  • 2023: Tutup Kesenjangan Perawatan
  • 2022: Tutup Kesenjangan Perawatan

Pentingnya Peringatan Hari Kanker Sedunia

Kanker merupakan kondisi ketika sel-sel abnormal dalam tubuh berkembang tanpa kendali dan dapat menyebar ke organ lain. Secara global, kanker menjadi salah satu penyebab kematian utama, dengan angka kematian mencapai lebih dari 10 juta jiwa pada tahun 2020.

Berbagai faktor meningkatkan risiko kanker, antara lain penggunaan tembakau, konsumsi alkohol berlebihan, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, serta paparan polusi udara. Negara berpenghasilan rendah dan menengah menghadapi tantangan yang lebih besar, mulai dari rendahnya tingkat edukasi, keterlambatan diagnosis, hingga keterbatasan akses terhadap pengobatan yang terjangkau.

Kurangnya kesadaran masyarakat tentang kanker sering menyebabkan pasien baru mencari pertolongan medis saat penyakit sudah berada pada stadium lanjut. Kondisi ini memperburuk peluang kesembuhan dan meningkatkan angka kematian. Oleh karena itu, Hari Kanker Sedunia menjadi pengingat penting akan urgensi edukasi, skrining rutin, dan pencegahan kanker sejak dini.

Sejarah Hari Kanker Sedunia

Hari Kanker Sedunia bermula dari KTT Dunia Melawan Kanker untuk Milenium Baru yang diselenggarakan di Paris pada 4 Februari 2000. Dalam pertemuan tersebut, disepakati Piagam Paris, yang menjadi dasar komitmen global untuk meningkatkan penelitian kanker, pencegahan, perawatan pasien, serta kampanye kesadaran di seluruh dunia.

Upaya Pencegahan Kanker

Meski tidak semua jenis kanker dapat dicegah, risiko penyakit ini dapat dikurangi melalui penerapan gaya hidup sehat. Beberapa langkah pencegahan yang dianjurkan antara lain:

  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, kaya buah dan sayuran
  • Membatasi konsumsi makanan olahan dan daging merah
  • Rutin berolahraga dan menjaga berat badan ideal
  • Menghindari penggunaan produk tembakau
  • Membatasi konsumsi alkohol
  • Melindungi diri dari paparan sinar ultraviolet dengan tabir surya dan pakaian pelindung
  • Mengikuti pemeriksaan skrining kanker secara berkala
  • Menghindari paparan bahan kimia berbahaya
  • Melakukan vaksinasi, seperti vaksin HPV untuk mencegah kanker tertentu

Hari Kanker Sedunia menjadi momentum penting untuk mengingatkan bahwa pencegahan, deteksi dini, dan akses pengobatan yang adil adalah kunci utama dalam menurunkan beban kanker di seluruh dunia.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya