PERCERAIAN merupakan hal yang tak pernah mudah, terutama bagi pasangan suami istri yang sudah memiliki anak. Sebab, tak hanya berat bagi pihak ayah atau pun ibu, yang namanya perceraian juga sama sulitnya bagi anak.
Bagi anak-anak, perpisahan dan perceraian akan menjadi masa yang sangat sulit, penuh tekanan, dan membingungkan.
Maka dari itu, tiap orang tua yang memutuskan untuk bercerai, penting untuk paham bagaimana cara menyampaikan perceraian dengan tepat pada anak. Dilansir dari Help Guide, Minggu (29/9/2024) simak enam cara menjelaskan perceraian ke anak:
1. Usahakan berbicara dengan empati dan sampaikan poin utama dari awal. Berikan penjelasan yang jujur, tetapi sesuaikan dengan usia sang anak.
2. Anak-anak berhak tahu alasan orang tuanya bercerai, hindari penjelasan yang terlalu panjang karena akan membingungkan anak.
3. Gunakan alasan singkat, seperti "Kami tidak bisa rukun lagi." Tekankan bahwa meskipun orang tua dan anak kadang tidak akur, cinta antara mereka tetap ada.
4. Beritahu anak-anak bahwa beberapa hal akan berubah, tapi ada juga yang tetap sama. Yakinkan mereka bahwa kalian bisa menghadapi setiap perubahan itu bersama-sama.
5. Bersikap jujur kepada anak-anak tanpa menyalahkan pasangan. Meskipun sulit, terutama setelah kejadian menyakitkan seperti perselingkuhan, cobalah untuk menggunakan pendekatan yang bijaksana agar tidak saling menyalahkan.
6. Sebisa mungkin, sepakati terlebih dahulu penjelasan tentang alasan perpisahan atau perceraian, dan konsisten dengan penjelasan tersebut.
(Rizky Pradita Ananda)