Sementara itu, sang suami tampil keren dalam balutan beskap berwarna putih. Beskap tersebut memiliki makna mendapam
“Beskap dengan bordir sulur-sulur yang melambangkan cinta yang bertumbuh dan selalu bersemi,” jelasnya.
Sementara itu, kebaya Salsha sendiri terinspirasi dari motif batik sunda Merak Ngibing. Merak menandakan keanggunan dan kemewahan.
“Dan kuaplikasikan selendang transparan pada bahu kiri mempelai putri. Kebaya Salsha bermotif bordir bunga dengan dedaunan,” tandasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)