Penyumbatan sel kulit mati ini, memicu timbulnya banyaknya bakteri yang disebut propionibacterium acne. Akibatnya kulit menjadi meradang dan terbentuklah komedo putih, komedo hitam, atau jerawat.
“Jerawat di tubuh bukanlah akibat dari kebersihan yang buruk. Hal ini tidak disebabkan oleh kulit yang kotor, dan jerawat bisa menjadi lebih buruk jika menggunakan sabun atau bahan kimia yang keras dan scrub yang kasar,” tulis laporan dari Mayo Clinic.
Selain itu, jerawat badan juga bisa disebabkan karena perubahan hormonal dalam tubuh saat masa pubertas atau kehamilan. Kondisi ini, bisa membuat kelenjar jadi memproduksi lebih banyak minyak yang akhirnya menyebabkan lebih banyak jerawat.
Stress juga bisa menjadi salah satu faktor pemicu tumbuhnya jerawat di tubuh. Ketika stress, tubuh biasanya memproduksi hormon androgen. Hormon inilah yang kemudian mempengaruhi beberapa bagian tubuh, termasuk kulit. Hormon androgen ini bisa merangsang kelenjar minyak dan folikel rambut.