Menduniakan makanan Indonesia, kata Chef Santo, menjadi program ICA 2023 dan diteruskan di tahun depan. Termasuk, meningkatkan profesionalitas chef muda atau pemula.
“Sementara tugas bagi anggota ICA di luar negeri, juga memperkenalkan makanan Indonesia di pekerjaan masing-masing. Ada sekitar 22 anggota di luar negeri,” ucapnya.
Selama ajang Food and Beverage Chef Festival berlangsung dari 24 -26 November ini, masyarakat Semarang dan sekitarnya bisa melihat langsung aksi para chef memasak. Menariknya di sesi hari kedua, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu ikut memeriahkan acara masak nasi goreng bersama Chef Chandra Yudasswara dan Chef Yongki Gunawan. Hasil dari masakan mereka, kemudian dibagikan kepada anak-anak panti asuhan yang diundang langsung ke lokasi acara.
Tidak berhenti di situ saja, ICA juga melakukan visit ke pabrik PT Sango Ceramics Indonesia di kawasan Mangkang, Semarang. Di sini okezone.com juga bisa melihat langsung proses pembuatan ceramic untuk berbagai kebutuhan, termasuk yang biasa digunakan oleh para chef.
Perusahaan yang berdiri hingga 46 tahun ini, sukses memproduksi ceramic yang tidak hanya untuk kebutuhan dalam negeri, tetapi juga ekspor ke luar negeri.
“Perusahaan bertahan 46 tahun, kita menerapkan prinsip efisien, hidup sederhana dan ikhlas dalam bekerja. Karyawan sebagai keluarga sendiri, nguwongke wong,” tutur Presdir PT Sango Ceramics Indonesia Sapto Utomo Hidajat kepada okezone.com soal tips sukses membangun perusahaan.
(Leonardus Selwyn)