DENISE Chariesta baru-baru ini mengaku sempat stres akibat ASI-nya tidak keluar. Ia juga langsung melakukan berbagai upaya agar ia dapat menyusui sang buah hati.
Tak hanya Denise, para ibu muda lain yang baru pertama kali melahirkan tentu menjadi sebuah hal yang mengkhawatirkan, dan menjadi pengalaman baru.
Dikutip dari Healthline, Selasa (14/11/2023) ada banyak faktor yang meyebabkan rendahnya produksi ASI pada ibu yang baru saja melahirkan seperti obesitas, kondisi medis seperti diabates, demam, dan lainnya.
Namun jangan khawatir, berikut ini 5 tips mengatasinya,
1. Pijat area payudara ketika menyusui atau pompa
Stimulasi payudara dapat membantu pembentukan situs reseptor susu yang penting dan meningkatkan jumlah ASI yang Anda produksi. Penting untuk meluangkan waktu untuk berinteraksi dan memijat payudara Anda.
2. Gunakan pompa dengan standar rumah sakit
Pompa jenis ini memiliki daya hisap ekstra yang dapat memberikan perbedaan besar tidak hanya pada jumlah ASI yang dapat dikeluarkan dari payudara, namun juga pada jumlah rangsangan yang dirasakan payudara Anda.
Hal ini dapat menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam jumlah ASI yang dapat Anda produksi di masa depan.
BACA JUGA:
3. Keluarkan ASI sesering mungkin
Anda harus menyusui, memompa ASI ini dengan setiap 2 hingga 3 jam pertama. Sangat penting bagi Anda untuk mencoba mengeluarkan ASI dari payudara Anda sesering mungkin, sehingga tubuh Anda tahu bahwa ASI harus diproduksi lebih banyak untuk bayi Anda.